pelajarnumagetan.or.id, Magetan– Komitmen membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter serta nilai-nilai keislaman kembali diwujudkan oleh Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) PC IPNU IPPNU Kabupaten Magetan melalui program IPNU IPPNU Goes To School. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026, Tim Satuan Tugas (Satgas) MPLS diterjunkan ke sejumlah sekolah dan madrasah di Kabupaten Magetan untuk memberikan pembekalan kepada peserta didik baru.
Mengusung semangat "Pelajar NU Magetan Connective", program ini menjadi wujud nyata kontribusi IPNU dan IPPNU sebagai organisasi kader pelajar Nahdlatul Ulama dalam mendampingi proses adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah. Tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan belajar, kegiatan ini juga dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan motivasi belajar, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berakhlakul karimah.
Selama pelaksanaan MPLS, Tim Satgas JSP hadir di enam lembaga pendidikan dengan materi yang disusun sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
Di MA Al Ikhlas Karasan, pada Selasa (14/7/2026), peserta didik memperoleh materi Proses Transisi dari SMP ke SMA serta Pengenalan Kurikulum di SMA. Melalui sesi tersebut, siswa baru dibimbing agar mampu memahami perubahan pola belajar, mengenali tantangan pendidikan di jenjang menengah atas, serta mempersiapkan diri menjadi pelajar yang mandiri dan adaptif.
Di MA Al Muttaqin Temboro, pada Rabu (15/7/2026), Tim Satgas menyampaikan materi Pembentukan Karakter. Materi ini menitikberatkan pada pembiasaan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta pentingnya menjaga adab sebagai fondasi utama dalam proses menuntut ilmu.
Sementara itu, MA Ma'arif Mojopurno menjadi salah satu lokasi dengan rangkaian pembinaan yang lebih komprehensif. Pada hari pertama, peserta mengikuti materi Analisis Diri dan Cara Belajar Efektif yang bertujuan membantu siswa mengenali potensi diri sekaligus menemukan strategi belajar yang sesuai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan game edukatif yang membangun komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama antarpeserta. Pada hari berikutnya, pembinaan ditutup dengan materi Pembentukan Karakter sebagai penguatan nilai integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Di MTs–MA Singo Walisongo Kartoharjo, Tim Satgas menggabungkan materi Pembentukan Karakter dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Peserta diajak memahami pentingnya menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, memperkuat budaya belajar di lingkungan pesantren, serta mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun di SMA Darul Ulum Poncol, pembekalan difokuskan pada materi Pembentukan Karakter. Meski dilaksanakan dalam durasi yang relatif singkat, suasana kegiatan berlangsung interaktif dan mampu mendorong semangat peserta didik untuk memulai perjalanan pendidikan dengan sikap positif, percaya diri, dan bertanggung jawab.
Di MA Miftahul Ulum Kedungpanji, Tim Satgas memberikan dua materi utama. Materi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama mengajak peserta memahami pentingnya menjaga persatuan bangsa, toleransi, serta sikap moderat di tengah keberagaman. Selanjutnya, materi Pergaulan Remaja Era Gen Alpha membahas tantangan kehidupan remaja di era digital, etika bermedia sosial, hingga pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan produktif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Peserta didik tampak aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta mengikuti berbagai aktivitas yang dikemas secara komunikatif dan menyenangkan. Sambutan positif juga datang dari pihak sekolah yang menilai kehadiran Tim Satgas MPLS memberikan warna baru dalam pelaksanaan MPLS, karena tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga edukatif dan inspiratif.
Ketua PC IPNU Kabupaten Magetan, Irrandy Andhana Nuriza, mengatakan bahwa IPNU IPPNU Goes To School merupakan salah satu program unggulan organisasi yang menjadi wadah pengabdian kader kepada dunia pendidikan. Menurutnya, MPLS tidak cukup hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga harus menjadi momentum untuk membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai kepelajaran.
> "Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan peradaban. Melalui program IPNU IPPNU Goes To School, kami ingin memastikan bahwa IPNU dan IPPNU hadir sebagai mitra strategis sekolah dan madrasah dalam membentuk generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat. Kami percaya, investasi terbaik bagi masa depan adalah membangun karakter pelajar sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di lingkungan sekolah," ujar Irrandy Andhana Nuriza.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pihak sekolah, madrasah, pengurus Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP), serta seluruh kader Satgas MPLS yang telah bekerja secara profesional dan penuh dedikasi.
"Kami berharap IPNU IPPNU Goes To School tidak berhenti sebagai agenda tahunan saat MPLS, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang memperkuat kolaborasi antara organisasi pelajar, sekolah, dan pesantren. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mencetak generasi Indonesia Emas 2045 yang berilmu, berintegritas, berdaya saing, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah," pungkasnya.
Program IPNU IPPNU Goes To School 2026 menjadi bukti bahwa organisasi pelajar Nahdlatul Ulama terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri dan nilai-nilai dasar organisasi. Melalui sinergi antara organisasi, sekolah, dan pesantren, Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) PC IPNU IPPNU Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang mampu melahirkan pelajar yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam karakter, kuat dalam spiritualitas, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP)
PC IPNU IPPNU Kabupaten Magetan
Connecting Schools, Strengthening Character, Inspiring the Future.
Pewarta: Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren
Dokumentasi: Tim MPLS
Editor: Media Pelajar NU Magetan

0 Komentar