Mediapelajarnumagetan.or.id,
Lembeyan — Kegiatan Halal bi Halal Koordinator Daerah
(Korda) IPNU IPPNU Madiun sukses
diselenggarakan pada (12/04/2026) di SMK Roudlotul Huda Lembeyan, Magetan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah kader sekaligus
memperkuat konsolidasi organisasi pasca Hari Raya Idulfitri.
Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat,
dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, serta Mars
IPNU IPPNU yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat kebangsaan
dan keorganisasian.
Menguatkan Nilai Sejarah dan Perjuangan Kader
Dalam sambutannya, Ketua Korda IPNU IPPNU Madiun menyampaikan
pentingnya menjaga kesinambungan perjuangan kader dari masa ke masa. Ia juga
mengenang perjalanan Korda sejak awal berdiri sebagai ruang berkumpul dan
bertumbuhnya generasi muda.
“Sejak tahun 2005, Korda ini
sudah menjadi tempat berkumpulnya kader-kader untuk berdiskusi, belajar, dan
membangun generasi. Dari sinilah lahir semangat perjuangan yang terus kita jaga
hingga hari ini. Maka tugas kita sekarang adalah melanjutkan estafet tersebut
dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa organisasi tidak hanya tentang
kegiatan formal, tetapi juga tentang proses panjang dalam membentuk karakter
kader.
“IPNU IPPNU bukan hanya wadah,
tetapi juga ruang proses. Di sinilah kita ditempa, belajar berorganisasi, dan
mengabdi. Maka mari kita jaga kebersamaan ini dan terus berkontribusi untuk
organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Korcab
turut memberikan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi antar pimpinan
dalam menjalankan roda organisasi.
“Kunci dari keberhasilan organisasi
adalah sinergi dan komunikasi. Ketika seluruh pimpinan bisa berjalan bersama,
saling mendukung, maka gerakan organisasi akan semakin kuat dan terarah,”
ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader
untuk terus aktif dan menjaga semangat berorganisasi.
“Jangan hanya hadir secara struktural, tetapi hadir juga
secara peran. Berikan kontribusi terbaik sesuai kapasitas masing-masing demi
kemajuan IPNU IPPNU,” pungkasnya.
Hikmah Halal bi Halal dan Perjalanan Proses
Kader
Memasuki sesi mauidhoh hasanah,
Kyai Agus Nur Wakhid (Gus Wakhid) menyampaikan tausiyah yang sarat makna. Dalam
penyampaiannya, beliau menceritakan pengalaman pribadi selama berproses di IPNU
IPPNU, sekaligus mengulas sejarah berdirinya Pondok Pesantren Roudlotul Huda
hingga berkembangnya lembaga pendidikan yang melahirkan Pimpinan Komisariat di
SMK Roudlotul Huda.
Beliau juga menjelaskan makna dan
asal-usul tradisi halal bi halal sebagai sarana mempererat silaturahmi serta
membersihkan hati antar sesama kader setelah menjalani bulan Ramadan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin
langsung oleh kyai Agus Nur Wakhid, menambah kekhidmatan suasana serta harapan
keberkahan bagi seluruh peserta dan organisasi.
Forum Korda: Konsolidasi dan Penguatan Program
Setelah rangkaian acara utama,
kegiatan dilanjutkan dengan Forum Korda yang menjadi ruang konsolidasi antar
pimpinan. Dalam forum ini, masing-masing pimpinan cabang memperkenalkan ketua
serta memaparkan program kerja yang akan dijalankan.
Selain itu, forum juga membahas
Lakud sebagai bagian dari penguatan kaderisasi serta sosialisasi database IPNU
sebagai upaya penataan administrasi organisasi yang lebih sistematis dan
terintegrasi.
Kegiatan ditutup dengan penuh
kehangatan dan semangat kebersamaan. Melalui Halal bi Halal ini, Korda IPNU
IPPNU Madiun berharap dapat terus menjaga soliditas kader, memperkuat sinergi
antar pimpinan, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi organisasi dan
masyarakat.
Pewarta : Salsabila Nur Hidayu
Kameramen : Muhammad Rofiqul Anam
Editor : Media Pelajar NU Magetan

0 Komentar