Dok. Foto bersama Ketua PC IPNU IPPNU Magetan beserta Peserta Training of Fasilitator
Mediapelajarnumagetan, Magetan -PC IPNU IPPNU Kabupaten Magetan menggelar Training of Fasilitator (ToF) pada Ahad (18/1/2026) bertempat di Gedung PUPR Magetan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem kaderisasi organisasi agar berjalan berkelanjutan dan terstruktur.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan Ketua Panitia, rekan Muhammad Ashif. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa fasilitator memiliki peran penting sebagai penggerak utama kaderisasi di IPNU-IPPNU. Oleh karena itu, menurutnya, fasilitator harus dibekali kemampuan dan keterampilan yang memadai.
“Training ini kami rancang untuk mencetak fasilitator yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki skill praktis dalam mendampingi proses kaderisasi. Harapannya, output organisasi bisa berjalan secara berkesinambungan dan tidak terputus,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PC IPNU Magetan, rekan Irandi. Ia menekankan pentingnya penguasaan materi kaderisasi oleh para peserta ToF. Menurutnya, fasilitator ideal setidaknya mampu menguasai 50% dari buku kaderisasi yang berjalan di IPNU-IPPNU.
“Ketika ada anggota yang bertanya tentang pengkaderan dan organisasi, fasilitator harus sudah paham dan mampu menjelaskan dengan baik. Selain itu, fasilitator juga harus mengerti bagaimana menyusun kegiatan kaderisasi yang efektif dan terstruktur,” tegasnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pelatihan pertama oleh M. Khairul Anam, M.Pd. Materi yang disampaikan meliputi teknik fasilitasi, peran strategis fasilitator dalam organisasi, komunikasi efektif, serta pengelolaan dinamika kelompok. Materi ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami peran fasilitator secara komprehensif.
Melalui kegiatan ini, PC IPNU-IPPNU Magetan berharap para fasilitator semakin siap menjalankan tugas pendampingan kaderisasi di berbagai tingkatan. Dengan fasilitator yang kompeten dan berdaya, IPNU-IPPNU Magetan optimistis roda organisasi dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Editor : Ranti Ida Anggraini
Kameramen : Muhammad Rofiqul Anam

0 Komentar