SMK Roudlotul Huda Lembeyan Resmikan Aturan Pemakaian Batik Nasional IPNU-IPPNU


Dok. Foto bersama Pengurus PC IPNU IPPNU Magetan dengan Pembina Pimpinan Komisariat SMK Roda

Mediapelajarnumagetan, Lembeyan -SMK Roda menyelenggarakan Upacara Bendera Hari Senin yang dirangkaikan dengan Peresmian Aturan Mengenakan Batik Nasional IPNU-IPPNU, bertempat di Lapangan SMK Roda, pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta diikuti oleh seluruh warga sekolah.

Upacara dihadiri oleh Dewan Guru, Pembina Pimpinan Komisariat (PK), Staf Kantor, serta Pengurus Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Magetan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan identitas pelajar Nahdlatul Ulama di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan upacara dimulai dengan persiapan barisan, dilanjutkan pembukaan, kemudian pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta upacara menyanyikan Mars Syubbanul Wathan, dilanjutkan dengan pembacaan UUD 1945 dan Pancasila, serta pembacaan ikrar siswa-siswi.

Agenda utama dalam upacara tersebut yakni Peresmian Aturan Mengenakan Batik Nasional IPNU-IPPNU bagi peserta didik SMK Roda. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam menegaskan identitas pelajar NU sekaligus bentuk komitmen sekolah dalam mendukung kegiatan dan eksistensi organisasi IPNU-IPPNU.


Dalam amanatnya, Ibu Eka Yufita Linawati selaku Kesiswaan dan Pembina PK menyampaikan sambutan mewakili pimpinan sekolah dan pengasuh yayasan.

“Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan memberikan amanat mewakili dari pimpinan sekolah dan pengasuh yayasan yang kebetulan tidak bisa hadir. Pada intinya, aturan memakai almamater IPNU-IPPNU berupa batik nasional ini selain untuk menandakan bahwa anak-anak kita merupakan generasi muda penerus NU, juga sebagai ikhtiar guna bisa menjadi pelopor serta contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lain. Pasca aturan ini resmi ditandatangani, maka akan diwajibkan memakai batik nasional IPNU-IPPNU setiap hari Jum’at,” tuturnya.


Sementara itu, Rekanita Ika Putri Yuliana, selaku Ketua PC IPPNU Kabupaten Magetan, turut memberikan apresiasi atas kebijakan yang diberlakukan oleh SMK Roda.

“Tentunya kami juga ikut senang, mengapresiasi dan full-support pemberlakuan aturan memakai identitas IPNU-IPPNU di SMK Roda, yang memang sudah kurang lebih dua periode aktif menjalankan Pimpinan Komisariat. Dengan demikian, branding IPNU-IPPNU diharapkan juga dapat meningkat sekaligus membawa manfaat,” ujarnya.


Di kesempatan terpisah, Ketua PC IPNU Kabupaten Magetan, Rekan Irrandy, meskipun tidak berada di lokasi kegiatan, turut menyampaikan tanggapannya terkait peresmian tersebut.

“Dengan adanya peresmian pemakaian seragam batik IPNU-IPPNU di SMK Roudlotul Huda ini, menjadi bentuk kehormatan sekaligus dorongan dan dukungan terhadap eksistensi IPNU-IPPNU, khususnya di lembaga pendidikan. Hal ini sejalan dengan grand design PC IPNU-IPPNU Magetan, di mana pada periode ini kami akan fokus pada pendirian, pembentukan, serta optimalisasi potensi kader yang ada di sekolah, madrasah, maupun pondok pesantren di Kabupaten Magetan,” jelasnya.


Upacara kemudian ditutup dengan doa, dilanjutkan penutupan resmi, dan diakhiri dengan pembubaran barisan. Dengan adanya peresmian aturan ini, diharapkan peserta didik SMK Roda semakin bangga terhadap identitasnya sebagai pelajar NU serta mampu menumbuhkan karakter disiplin, berakhlak, dan aktif berorganisasi.

0 Komentar